Terbaru :

PP. DARUL HUFFADH TELADAN DALAM MENOLAK SYI'AH



Ribuan pesantren tersebar di berbagai penjuru nusantara,  sangat bervariasi dalam visi. misi dan target yang ingin dicapai. Juga bervarisai  dalam landasan, manhaj, dan metode yang dipegang.

Tapi, mungkin sangat langka ada pesantren yang dengan tegas menolak Syi'ah, bahkan memasukkanya dalam Garis Besar Haluan Pondok. Salah satu di antaranya adalah Pesantren Darul Huffadh, di Desa Tuju-Tuju, Kajuara-Bone, Sulawesi Selatan.

Dari 14 Haluan Pondok, penolakan terhadap GOLONGAN SESAT SYI'AH, dicantumkan dalam poin ke-3:

GARIS BESAR HALUAN PONDOK:

Berikut peraturan-peraturan dasar yang harus dilalui oleh setiap santri MQWH sejak berdiri hingga sekarang, dan berubah nama pada 11 November 1992 menjadi Pondok Pesantren Al-Qur’an Darul Huffadh :
  1. MQWH tidak terikat dengan salah satu partai politik atau organisasiorganisasi massa lainnya, dengan pengertian santri tidak dibenarkan mencampuri urusan politik hanya dibolehkan mengetahui serta mengamati alur perkembangan gerak politik.
  2. MQWH tidak bersandar kepada salah satu madzhab dengan pengertian santri tidak dibenarkan berfanatik madzhab, namun diharuskan mempelajari dan mengetahui pendapat setiap madzhab.
  3. MQWH tidak akan bekerja sama dengan golongan inkarussunnah atau GOLONGAN-GOLONGAN SESAT  lainnya seperti; Ahmadiyah, Islam Jama’ah, SYI'AH dll. 
  4. MQWH tidak sejalan dan searah tujuan dengan ahli bid’ah aqidah dan bid’ah ibadah.
  5. Dst… (http://www.darulhuffadh.or.id/konten/garis-besar-haluan-pondok)
Dengan memasukkan Syi'ah ke dalam GOLONGAN SESAT sebagaimana Ahmadiyah dan Inkarussunnah, ini menunjukkan kesadaran tinggi sang pendiri sekaligus pemimpin pondok (rahimahullah) tentang bahaya laten dan kesesatan Syi'ah.

Namun sayang, karena niat baiknya pesantren ini 'membiarkan' sejumlah santrinya mengambil 'beasiswa' ke Iran. Selain memang hal ini adalah hak asasi setiap alumni, barangkali pihak pesantren 'berprasangka baik' bahwa Lembaga Pendidikan di Iran pasti mengajarkan agama sesuai Al-Qur'an, Sunnah, dan manhaj sahabat. Kendati faktanya tidak demikian.

Boleh dikatakan, bahwa pondok pesantren adalah awal mula dimana 'Kegamaan' seorang santri ditempa, maka sudah selayaknya, para santri dibekali pengetahuan dasar Aqidah yang lurus serta tentang sekte-sekte sesat yang ada di Indonesia. Agar generasi Islam selanjutnya, memeliki landasan akidah yang kokoh, dan tidak tergoyahkan.



Author

Written by Ahfad ‘Umar

محبي الصحابة و آل البيت الكرام

0 komentar: