Terbaru :

Saksikan Video Berikut: Debat Tentang Pesta Duka Berdarah Syi'ah

Saksikan Video Berikut: Debat Tentang Pesta Duka Berdarah Syi'ah

http://www.youtube.com/watch?v=zXIdbME_kNk

Intinya:
A. Syekh. Abdus Salam al-Maghribi (Muslim):
1. Imam -imam Ahlul Bait Sendiri Tidak Pernah Melakukannya (baik saat Ali ibn Abi Thalib dibunuh, maupun setelah Husein syahid).
2. Ritual ini adalah bid'ah, yang sengaja ditanamkan ke tengah umat, dengan dua tujuan jahat:
- Agar umat dapat dijauhkan dari perkara-perkara yang jauh lebih bermanfaat,
- Untuk menanmkan beberapa ideologi yang bertujuan membakar perasaan dan menghilangkan akal sehat.
Jika akal sehat telah hilang, maka ritual-ritual bodoh dan aqidah menyimpang mudah untuk ditanamkan.
3. Manhaj Islam dalam menyikapi meninggalkanya seseorang, telah dicontohkan oleh Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam saat putera beliau: Ibrahim ibn Muhammad, meninggal dunia.
“Mata menangis dan hati menjadi sedih; Tapi kami sekali-kali tidak akan berbuat sesuatu kecuali apa yang diridhai oleh Rabb. Sesungguhnya hati ini sedih berpisah denganmu hai Ibrahim (HR. Bukhari).
Beliau juga bersabda:
“Bukan termasuk golonganku orang yang memukul pipinya dan merobek-robek bajunya serta mengatakan perkataan jahiliyah (HR. Bukhari)”.
4. Ritual ini kini menjadi sebab menjauhnya orang-orang dari Islam.
5. Ahlul Bait Rasulullah tidak membutuhkan ritual seperti ini, dan ini bukan bukti cinta kepada mereka.Dan mereka tidak akan ridha terhadap perbuatan seperti ini.

B. al-Tijani (Agama Syi'ah):
Saya setuju dengan Syekh Abdus Salam dalam hal ini. Menyiksa diri atas musibah diharamkan dalam Islam. Ini telah ditegaskan oleh banyak referensi Syi'ah.


C. an-Najdi (Agama Syi'ah):
Saya tidak setuju dengan at-Tijani, karena menyiksa diri seperti ini adalah sunnah Nabi, yang harus dilakukan. Rasul juga pernah mengdakan 'aza (acara duka) seperti ini.

D. at-Tijani Vs salah seorang marji' Syi'ah. (menit 5:40)
Marji' Syi'ah: Mereka (marji' Syi'ah) yang mengharamkan pesta duka ini tidak tahu apa pun tentang Islam.

Nah, jika demikian maka mari kita buktikan cinta kita kepada Rasulullah, sahabat, dan ahlul baitnya dengan mengikuti sunnah beliu shallallahu 'alaihi wasallam. Mari Bersama Kita Tolak Ritual-ritual sesat sesat di hari 'Asyuro'.

Author

Written by Ahfad ‘Umar

محبي الصحابة و آل البيت الكرام

0 komentar: