Terbaru :

Proyek Penyatuan Barisan Terus Meningkat!


[BERITA HARIAN SURIAH]

Keberhasilan yang ditorehkan oleh mujahidin Suria di bumi jihad Syam terus membuat kita bahagia. Proyek penyatuan barisan jihad kian membuahkan hasil nyata. Di saat puluhan negara dunia bersiap-siap menuju Konferensi Jenewa II, dengan tema masa depan Suria, kaum Mujahidin justru terus menguatkan barisan.

Miris memang, dalam konferensi yang akan membahas masa depan Suria semua pihak diundang termasuk  mereka yang terlibat langsung dalam pembantaian rakyat Suria, termasuk Iran akan hadir. Dan hanya ada beberapa negara yang ogah hadir, seperti Saudi. Namun yang lebih mengherankan, bahwa pihak utama pemilik keputusan tidak diundang, yakni mujahidin Suria.

Lantaran itu, mujahidin memilih perjuangan dengan cara sendiri, tidak mau tunduk dengan hegemoni PBB, Barat, dan musuh-musuh Islam. Maka proyek merapatkan barisan mereka luncurkan.  Dengan bersatunya seluruh brigade jihad Suria di bawah satu komando dan satu bendera, maka keputusan apapun yang dikeluarkan konferensi Jenewa II nantinya, hanya akan menjadi tinta di atas kertas!

Setelah sekitar  100.000 mujahidin bersatu di bawah komando Al-Jabhah al-Islamiyah (https://www.facebook.com/photo.php?fbid=672802716076199&set=a.221323644557444.57496.221268711229604&type=1&theater), milisi jihad lainnya mulai berafiliasi dalam satuan-satuan lebih besar, untuk akhirnya bergabung bersama al-Jabhah al-Islamiyah yang sudah ada.

Terakhir,  53 milisi jihad  di sekitar Ibu Kota Damaskus membentuk 5 brigade, yang pada 25 Muharram 1435 H bersatu dalam satuan jihad yang mereka namakan al-Ittihad al-Islami Li Ajnad al-Syam. Dengan 15.000 Mujahid di bawah komandonya.

Jika nantinya mereka bersatu dengan Jabhah Islamiyah, maka target 120.000 Mujahid pada bulan ke-4 tahun ini, yang telah direncanakan sebelumnya akan tercapai, biiznillah.


Salam Jihad: Wa Innahuu Lajihaad; Nashrun aw Istisyhaad!

Author

Written by Ahfad ‘Umar

محبي الصحابة و آل البيت الكرام

0 komentar: