Terbaru :

Runtuhkan Imperium Syi'ah-Majusi, Baru Bebaskan al-Aqsha !



Fakta sejarah yang kerap luput dari benak kita, bahwa Al-Quds baru dapat dibebaskan, setelah imperium Syi'ah-Majusi dihancurkan.

Khalifah Umar Ibn Khattab tidak bisa membebaskan Al-Quds, kecuali setelah meruntuhkan imperium Persia-Majusi Raya.

Shalahuddin al-Ayyubi, tidak bisa membebaskan Al-Quds kecuali setelah meruntuhkan Dinasti Fathimiyah/Obaidiyah-Mesir.

Syaikhul Islam Ibn Taimiyah mengatakan: "Tidaklah Yahudi mendirikan sebuah rezim, kecuali anda daptkan Rafidhah patner terbesar mereka." 

Jadi, kita baru bisa merebut Al-Quds dan meruntuhkan rezim Zionis, jika kita telah berhasil meruntuhkan imperium Syi'ah-Persia. Dan saudara-saudara kita di Suria telah memulainya, insyaAllah akan disusul oleh saudara-saudara kita di Irak dan Libanon.

Saudara, jangan dengarkan orasi Presiden Syi'ah yang selalu berkoar-koar akan membebaskan Al-Quds dari tangan Zionis. Sebab, dalam ideology mereka Al-Quds ada di langit, bukan di Palestina. Sebab, jika saudara mendangar omong kosong mereka, dikhawatirkan kita terkena virus-virus munafik. Allah Ta'ala berfirman: 

"Dan apabila melihat mereka, tubuh-tubuh mereka menjadikan kamu kagum. DAN JIKA MEREKA BERKATA, KAMU MENDENGARKAN PERKATAAN MEREKA. Mereka seakan-akan kayu yang tersandar . Mereka mengira bahwa tiap-tiap teriakan yang keras ditujukan kepada mereka. Mereka itulah musuh (yang sebenarnya) maka waspadalah terhadap mereka: semoga Allah membinasakan mereka. Bagaimanakah mereka sampai dipalingkan (dari kebenaran)? (QS. AL-Munaafiquun: 4)

Author

Written by Ahfad ‘Umar

محبي الصحابة و آل البيت الكرام

0 komentar: