Terbaru :

Hakikat Fitnah Dari Timur

[Bonus; Cara Menjaga Diri Dari Fitnah Dajjal]

Apa yang dimaksud dengan fitnah dari Timur?
Masing-masing golongan membuat interpretasi sendiri tentang fitnah yang berasal dari Timur. 

Sebagian pihak, termasuk di antaranya para pembenci Saudi, langsung mengklaim fitnah itu berasal dari Najd, Riyadh-Saudi. Fitnah itu sendiri mereka tafsirkan dengan gerakan Wahhabi.

Umumnya ulama Ahlus sunnah menyatakan Najd (Dataran Tinggi) yang dimaksud adalah Irak. Negara yang senantiasa dilanda fitnah, mulai dari perang antar sahabat, sampai syahidnya Husein Radhiyallahu 'anhu. Bahkan sampai saat ini, masih terus bergejolak.

Terlepas dari perbedaan pendapat dan niat, mari kita coba korelasikan antara hadits-hadits Rasulullah tentang masalah ini, mungkin kita akan sedikit memahami.

Pertama: Fitnah Dajjal

Dajjal disebut-sebut didekat Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa salam lalu beliau bersabda:
"Sungguh fitnah sebagian dari kalian lebih aku takutkan dari fit
nahnya Dajjal, dan tidak ada seseorang dapat selamat dari badai fitnah sebelum fitnah Ad-Dajjal melainkan pasti selamat pula darinya (fitnah Dajjal) setelahnya. Dan tidak ada fitnah yang dibuat sejak adanya dunia ini –baik kecil ataupun besar- kecuali untuk (menghadapi) fitnah Ad-Dajjal." (HR. Imam Ahmad, no. 22215)

Catatan: Sebelum fitnah Dajjal, sudah sangat banyak fitnah yang muncul dari Iran-Irak. Bahkan umumnya aliran sesat yang berkembang muncul dari Irak, sepeti: Syi'ah, Khawarij, Jahmiah, Mu'tazilah, Qadariyah, dan Murji'ah.

Kedua: Fitnah Dajjal Berasal Dari Timur

“Al-Masih Dajjal akan datang dari arah timur, ia menuju Madinah, hingga berada di balik Uhud, ia disambut oleh malaikat, maka malaikat membelokkan arahnya ke Syam, di sana ia dibinasakan, di sana dibinasakan.
” (HR. Imam Ahmad)

Ketiga: Timur Yang Dimaksud Adalah Ishfahan-Khurasan-Iran

“Dajjal akan keluar di tengah Yahudi Asfahan hingga mencapai Madinah, ia singgah di perbatasannya, saat itu Madinah memiliki 7 pintu pada tiap pintu dijaga oleh 2 malaikat, maka penduduk Madinah yang jahat bergabung dengan Dajjal, hingga bila mereka mencapai pintu Ludd, Isa alaihis salam turun lalu membunuhnya, dan sesudah itu Isa alaihis salam hidup di dunia 40 tahun sebagai pemimpin yang adil dan hakim yang bijak.”
(HR. Imam Ahmad)

Keempat: Dajjal Akan Melewati Najd Menuju ke Madinah

"Ya Allah, berilah kami barakah pada negeri Syam, ya Allah berilah kami barakah pada negeri Yaman. Para sahabat bertanya: termasuk Najd ? Rasulullah berdoa: Ya Allah berilah kami barakah pada negeri Syam, ya Allah berilah kami barakah pada negeri Yaman. Para sahabat masih bertanya: termasuk Najd ? Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam menjawab: Di sana (Najd) terjadi gempa dan huru-hara, dan di sana muncul dua tanduk syetan
." (HR. Bukhari)

Catatan: Sampai saat ini di Riyadh-Najd, belum pernah terjadi gempa dan huru-hara. Sebaliknya Iran sudah begitu sering diserang gempa, dan huru-hara. Irak juga belum pernah diserang gempa, namun huru-hara tak pernah berhenti. 

Kesimpulan Sementara

Jadi, jika semua hadits ini dikorelasikan, maka kesimpulannya: Fitnah Dajjal muncul dari arah Timur, yakni Ishfahan-Iran. Kemudian merambat ke seluruh dunia, dan bergerak menuju al-Haramain dari arah Najd, Bashrah-Irak, mungkin juga Najd-Saudi. 

Jika ada waktu, silahkan ambil peta atau globe dunia. Tarik garis lurus ke arah Timur dari kota Madinah. Silahkan catat kota dan negara apa saja yang dilewati. Dan buktikan apakah benar Isfahan –Iran berada di arah Timur dari kota Madinah.

Peta menunjukkan, bahwa Iran dan Irak sama-sama berada di arah Timur Masjid Nabawi-Madinah, Juga sebagian dari Najd yang sekarang.

Catatan: Ini hanya kesimpulan pribadi sementara. Semoga Allah Memberi kita hidayah untuk mengetahui kebenarannya.

***

MENJAGA DIRI DARI FITNAH DAJJAL

1. Memegang teguh agama Islam dan mempersenjati diri dengan keimanan, mengenal Nama-Nama Allah dan sifat-sifat-Nya yang mulia yang tidak ada sesuatu pun berserikat di dalamnya.

2. Memohon perlindungan dari fitnah Dajjal, terutama ketika shalat. Telah diriwayatkan beberapa hadits shahih tentangnya.

Imam Muslim rahimahullah meriwayatkan dari Abu Hurairah Radhiyallahu anhu, dia berkata, “Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:

إِذَا تَشَهَّدَ أَحَدُكُمْ؛ فَلْيَسْتَعِذْ بِاللهِ مِنْ أَرْبَعٍ؛ يَقُوْلُ: اَللّهُمَّ إِنِّـى أَعُوْذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ جَهَنَّمَ، وَمِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ، وَمِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيَا وَالْمَمَاتِ، وَمِنْ شَرِّ فِتْنَةِ الْمَسِيْحِ الدَّجَّالِ.

‘Jika salah seorang di antara kalian bertasyahhud, maka mohonlah perlindungan kepada Allah dari empat hal, dengan mengucapkan, ‘Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari siksa Neraka, siksa kubur, fitnah kehidupan dan mati, dan dari kejahatan fitnah Dajjal.”

3. Menghafal dan membaca beberapa ayat dari surat al-Kahfi.

“Barangsiapa hafal sepuluh ayat dari awal surat al-Kahfi, maka dia akan dijaga dari Dajjal.” (HR. Muslim)

“Barangsiapa di antara kalian bertemu dengannya, maka bacakanlah kepadanya permulaan surat al-Kahfi.”(HR. Muslim)

4. Berlari dan menjauhi Dajjal

"Barangsiapa mendengar kedatangan Dajjal, maka hendaklah ia menjauh darinya. Demi Allah, sesungguhnya seseorang mendatanginya padahal dia menganggap bahwa dirinya adalah seorang mukmin, lalu dia meng-ikutinya karena banyaknya syubhat yang menyertainya, atau tatkala syubhat menyertainya." (HR.Abu Dawud)

5. Dari sekarang jauhilah agama Syi'ah dan Yahudi, serta budaya dan ideologinya.

Sebab Yahudi adalah pengikut Dajjal. Sedangkan Imam ke-12 yang ditunggu2 oleh Syi'ah sejak 1200-an tahun sebenarnya adalah Dajjal.

Author

Written by Ahfad ‘Umar

محبي الصحابة و آل البيت الكرام

0 komentar: