Terbaru :

AS DI AMBANG KEHANCURAN, MASIHKAH 'MEREKA' TUNDUK KEPADANYA?!

Sampai detik ini. masih banyak pemimpin negara-negara dunia tunduk&manut kepada Amerika. Karena memang selama ini Amerika adalah negara adikuasa, sehingga banyak kepala negara yang suka menjilat.

Sejatinya, setiap rakyat bisa bersabar dengan kondisi yang ada, jika pemimpinnya benar-benar memperjuangkan hak rakyatnya. Tetapi siapa yang terima, jika pemimpinnya menjadi 'hamba' bagi AS atau negara lain demi memikirkan perut sendiri.

Fakta ini dapat kita lihat dalam kasus tambang emas freepot, kasus penanggulangan terorisme, dsb dimana pemimpin kita tidak mampu mengambil keputusan sendiri.

...

Sekarang AS sudah berada di ambang kehancuran. Militer AS mengalami krisis mental dan material yang sangat dahsyat, pasca perang di Afganistan dan Irak.

Negara adikuasa ini sedang memikul hutang yang luarrr biasa banyaknya. USD 16,394 Triliun. Jika uang tersebut berupa lembaran USD 100.
Maka untuk merapikannya dibutuhkan satu lapangan bola yang luas. Untuk memindahkannya dari satu tempat ke tempat lain harus ada 16 juta 394 koper, setiap koper berisi USD 1 juta. Dan diperlukan sekitar 8400 pesawat untuk mengangkutnya.

Komunis China adalah negara yang paling diuntungkan dari kondisi ini. Selain karena sebagian besar hutang AS adalah milik negara ini, China juga merupakan negara dengan pertumbuhan ekonomi terbesar, dan boleh dikatakan tidak mempunyai musuh penting.

...

Kita tidak akan meminta pemerintah kita berpindah tuan dari Kafir Amerika Menuju Kafir Komunis China. Tetapi kita berharap, mulai saat ini pemerintah kita harus bisa melepas diri dari hegemoni dan cengkraman Amerika. Independen, 100 % berpihak kapada rakyat, serta serius dalam mengabdi, melayani, dan mensejahterakan rakyat.

Jika tidak bisa juga, maka rakyat tidak membutuhkan pemimpin seperti mereka, yang hanya menghargai rakyat sebelum pemilu, dan setelah menang "Habis manis sepah dibuang." Padahal kita adalah manusia bukan sepah. "Bagai kacang lupa kulitnya," dan kita jauh lebih berharga dan terhormat daripada kacang.

...

Kepada saudaraku rakyat Indonesia, marilah bersikap berani dan jujur. Sadarlah, jangan hanya karena iming-iming sesaat, kita rugi berabad-abad.

Diriwayatkan atsar dari Ali Ibn Abi Thalib radhiyallahu 'anhu, bahwa seseorang datang bertanya kepada beliau: "Mengapa orang-orang berselisih di masa pemerintahanmu, padahal di masa Abu Bakar dan Umar mereka aman-aman saja ?" Maka Ali menjawab: "Sebab, di masa pemerintahan Abu Bakar dan Umar rakyatnya adalah seperti aku, dan di masa pemerintahanku rakyatnya seperti kamu!" (Tarikh Ibn Khaldun, jilid I, h. 264, sampai saat ini kebenaran atsar ini belum diketahui, wallahu a'lam).

Video Visualisasi:http://islammemo.cc/monawaat/2013/10/20/184867.html

Author

Written by Ahfad ‘Umar

محبي الصحابة و آل البيت الكرام

0 komentar: